Efek berbahaya bullying Untuk kesehatan mental anak #DZModis BLOG | #TASimport & #BAJUimport

Efek berbahaya bullying Untuk kesehatan mental anak


Efek berbahaya bullying Untuk kesehatan mental anak
Jangan kira bullying hanya berpengaruh pada saat anak mengalaminya saja. Penelitian terbaru mengungkap bahwa efek bullying bisa membekas lebih lama, bahkan bertahun-tahun, pada mental dan fisik si korban bullying.

Penelitian menemukan bahwa tindak bullying menyebabkan dampak yang buruk pada kesehatan anak. Bullying juga dikaitkan dengan kesehatan mental dan fisik yang terus menurun. Anak akan lebih rentan mengalami depresi dan rasa percaya diri yang rendah.

Penelitian juga mengungkap bahwa kemampuan otak anak yang terkena bullying dalam waktu dekat lebih buruk dibandingkan anak yang menjadi korban bullying di masa lalu. Sementara anak yang sudah lama menjadi korban bullying, misalkan lebih dari setahun, mengalami efek yang lebih buruk, seperti dilansir oleh Live Science (17/02).

"Efek bullying seperti bula salju yang menggelinding," ungkap ketua peneliti Laura Bogart dari Boston Children's Hospital.

Topik pilihan: Bullying | Kesehatan | Ibu dan Anak

Hasil ini ditemukan peneliti setelah melakukan survei pada 4.300 siswa sekolah di Los Angeles, Houston, dan Birmingham. Mereka memilah murid mana yang sering mengalami bullying serta mencari tahu kesehatan mental dan fisik mereka. Peneliti menemukan bahwa murid yang tak pernah mengalami tindakan bullying memiliki kesehatan mental yang paling baik di antara semuanya.

Bullying menyisakan 'luka' pada mental anak, meski tindakan tersebut terjadi di masa lalu. Begitu juga dengan tindakan bullying yang dilakukan berkali-kali. Korban bullying tak hanya mengalami masalah dengan mental mereka, melainkan juga secara fisik seperti sering mengalami sakit perut, patah tulang, terluka, atau nyeri.

Peneliti juga menyarankan pada orang tua untuk selalu mengawasi anak mereka dari perilaku bullying. Orang tua harus membangun ikatan komunikasi yang kuat dengan anak, serta tak mengabaikan beberapa tanda seperti rasa cemas saat berangkat ke sekolah, anak yang tak ingin sekolah, atau anak yang terlihat sedih dan stres.

Sumber : Merdeka.com -
http://www.deluxezoneshop.com

0 comments :

Post a Comment

 
Powered By : Website Pro Share